Inilah 4 Fungsi Piston Mobil Terpopuler 2023

Estimated read time 2 min read

Piston Mobil adalah komponen yang terletak di area blok silinder. Bagian ini berkaitan erat dengan kenyamanan dan keamanan berkendara. Piston tersebut memiliki fungsi utama sebagai penerima tekanan pembakaran.

Setelah tekanan pembakaran diterima, selanjutnya akan diteruskan ke poros engkol. Proses penerusan dilakukan melalui connecting rod. Peran Piston Mobil juga terkait dengan proses pembakaran, sehingga tenaga mesin mobil dapat disuplai.

Beberapa Fungsi Piston Mobil

Piston Mobil
Piston Mobil

Pada mesin bensin, piston berfungsi dengan cara memompa bahan bakar dan udara ke dalam silinder pada saat sudut piston mencapai TMA (titik mati atas), membakar bahan bakar dan udara menggunakan busi, serta menyalurkan hasil pembakaran melalui poros engkol dan transmisi ke penggerak roda.berikut adalh beberapa fungsi piston.

  1. Memindahkan Tenaga

Piston mentransfer tenaga yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar ke poros engkol melalui sambungan piston-poros engkol.

  1. Batasi Pembakaran

Piston berfungsi sebagai bagian yang membatasi ruang bakar di dalam silinder.

  1. Pertahankan Tekanan

Piston membantu menjaga tekanan di dalam silinder selama proses pembakaran.

  1. Mencegah Tumpahan Bahan Bakar

Piston juga membantu mencegah bahan bakar serta udara yang tercampur dengan baik di dalam ruang bakar sehingga tidak terjadi pembakaran yang tidak sempurna. Piston bekerja dengan sejumlah bagian mesin lainnya untuk memastikan mesin beroperasi secara efisien dan lancar.

Waktu Yang Tepat Untuk Mengganti Piston

Jika Anda mencurigai ada masalah dengan piston Anda, sebaiknya cari bantuan mekanik profesional. Terkadang, piston harus diganti jika sudah menunjukkan tanda-tanda aus atau rusak. Beberapa tanda yang menandakan piston perlu diganti antara lain.

  • Kerutan atau retakan pada permukaan piston.
  • Bentuk piston asimetris atau bulat.
  • Ada goresan atau kerusakan pada bagian dalam silinder.
  • Kerusakan pada poros piston atau gudel.
  • Permukaan piston berubah warna, yang dapat mengindikasikan panas berlebih.

Akhir kata                                           

Namun, ada beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi kapan harus mengganti piston, seperti jumlah jam pemakaian mesin, tingkat putaran mesin, dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, ada baiknya mesin diperiksa secara berkala oleh mekanik ahli untuk mengetahui kondisi piston dan memutuskan kapan harus menggantinya. Pernyataan ini telah di lansir dari C-Es News

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours