Inilah Fungsi Rocker Arm Pada Mesin Terbaru 2023

3 min read

Rocker Arm adalah salah satu komponen yang terletak pada kepala silinder. Komponen ini juga sering disebut dengan valve trigger atau templar. Sesuai namanya, komponen ini terletak di kepala silinder. Lebih khusus lagi, pemicu katup ini terletak di sebuah poros di bagian kepala silinder. Poros adalah bagian penghubung antara camshaft dan valve.

Melihat posisi komponen Rocker Arm sebagai penghubung, fungsi trigger valve sangat vital. Sebenarnya komponen ini tidak dimiliki oleh semua jenis mobil. Beberapa tipe mobil yang paling mudah ditemukan komponen pemicu katupnya adalah mobil dengan tipe mesin OHV dan OHC.Kedua mesin memanfaatkan keberadaan valve trigger untuk membuka celah katup buang dan hisap.

Fungsi Rocker Arm Pada Mesin Mobil

Rocker Arm
Rocker Arm

Mesin OHV dan OHC menerapkan sistem rangkaian katup dalam penggunaannya. Itu sebabnya valve trigger wajib dipasang di kepala silinder agar bisa berfungsi maksimal. Berikut ini adalah macam-macam fungsi rocker arm pada mesin mobil.

  1. Pemicu Katup Mampu Menyesuaikan Celah Katup

Berdasarkan letaknya, terlihat bahwa fungsi rocker arm sangat beragam. Beberapa fungsinya dinilai sangat penting dalam menjalankan langkah kerja pada mesin mobil. Ini karena fungsi utamanya adalah untuk dapat mengatur celah katup.Bagian poros dengan katup merupakan celah yang perlu dikontrol pada titik tersebut.

Pengendalian ini perlu dilakukan secara otomatis karena tidak semua aktivitas mesin dapat dikendalikan. Pengguna akan tetap nyaman karena terdapat valve trigger yang dapat mengatur celah katup secara maksimal.

  1. Peran Pemicu Katup Membuka Penutup Katup Buang

Mobil dengan mesin OHV dan OHC memiliki komponen yang disebut katup buang. Komponen ini akan bekerja secara maksimal sesuai dengan kondisi trigger valve.Pemicu katup akan membantu membuka katup buang untuk mengeluarkan hasil pembakaran dari mesin mobil.

Cara kerjanya cukup sederhana. Katup buang akan terbuka jika pelatuk katup ditekan. Setelah katup buang terbuka, hasil pembakaran dari mesin akan disalurkan ke komponen lain yang disebut dengan exhaust manifold.

  1. Pemicu Katup Dapat Melepaskan Katup Hisap

Selain katup buang, pemicu katup juga bekerja pada katup hisap. Kinerja katup buang dan katup hisap ini sama-sama mengatur tingkat pembakaran yang terjadi pada mesin. Kegiatan pembakaran ini membutuhkan siklus yang stabil agar tetap berjalan lancar.

Performa rocker arm pada katup buang dan katup hisap tidak jauh berbeda. Hanya saja, dalam membantu katup hisap, pemicu katup dibantu oleh komponen bernama cam lobe atau sering disebut nok. Komponen ini terletak pada camshaft yang dekat dengan posisi pemicu katup.

Performa cam lobe untuk membantu pemicu katup juga sederhana. Komponen cam lobe akan mendorong valve trigger sehingga terjadi proses tekanan.Jika valve trigger ditekan pada bagiannya, maka valve akan terbuka untuk melakukan suction.

Jika katup hisap sudah terbuka karena ditekan oleh pelatuk katup, bahan bakar otomatis akan masuk ke ruang bakar.Bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar kemudian mengalami proses pembakaran. Hasil pembakaran ini akan dibuang melalui katup buang dengan bantuan pemicu katup juga. Satu Komponen Untuk Penghubung Antara Camshaft Dengan Valve.

Akhir kata

Mengingat fungsi Rocker Arm sangat vital, maka perlu dijaga kondisinya agar tetap stabil. Hal ini bertujuan agar komponen ini tetap berfungsi dengan sempurna. Kepala pemicu yang berfungsi dengan baik akan menjaga komponen lain tetap konstan saat melakukan pekerjaan yang dilakukannya. Pernyataan ini telah dilansir dari C-Es News

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours