Fakta dan Kronologi Arsy Hermansyah Jatuh dari Ketinggian 2 Meter

3 min read

Arsy Hermansyah dirawat di rumah sakit setelah terjatuh dari taman hiburan Monkey Bar dari ketinggian kurang lebih 2 meter. Saat ini, Arsy masih harus dirawat di rumah sakit. Kecelakaan saat bermain juga membuatnya lemas. Ashanty langsung membawa putrinya ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi Arsy. Banyak yang penasaran dengan kronologi Arsy jatuh tersebut.

Anak Ashanty tersebut telah mengungkap langsung oleh gadis cilik tersebut. Dalam kanal YouTube The Hermansyah, Minggu (30/7/2023), Ashanty menceritakan sederet pemeriksaan yang dilakukan dokter terhadap Arsy. Bocah Anang takut disuntik dan juga mulai demam setelah pingsan setelah permainan Monkey Bar.

Harus melakukan CT scan dan MRI untuk memeriksa apa yang terjadi pada punggungnya akibat kecelakaan itu. Meski sakit, Arsy masih bisa merasakan setiap detik jatuh dari Monkey Bar.

Arsy Hermansyah Jatuh saat sedang bermain

Linimasa Arsy jatuh dari ketinggian 2 meter dinarasikan putrinya Mama Ashanty secara langsung dalam video vlog yang dibagikan di kanal keluarga. Saat ditanya kronologisnya seperti apa, dara kelahiran 2014 itu menjelaskan, saat itu ia sedang menggantung mainan tali panjat di tali tiba-tiba terjatuh karena tangannya berkeringat.

Dia berkata, “Tangan Arsy sangat licin sehingga dia berkeringat sampai kapalan dan kemudian Arsy jatuh mati.”

Sempat lakukan rontgen di klinik

Sebelum dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya, Arsy Hermansyah sempat dibawa ke klinik tempat dokter biasa menjenguknya. Mama Ashanty menjelaskan, saat itu putrinya langsung dibawa ke klinik untuk pemeriksaan tahap pertama, yakni rontgen. Namun, hasil tes hanya terdeteksi selama 1×24 jam.

Setelah menunggu, dokter menjelaskan kepada orang tua Arsy bahwa hasil rontgen menunjukkan tulang belakang Arsy patah. Karena itu, dokter menyarankan agar Arsy dirawat di rumah sakit untuk dilakukan CT scan atau MRI.

“Saya panik, saya langsung telepon ‘Arsy, datang ke rumah sakit’. Tidak lama kemudian sakitnya semakin parah, badannya mulai terasa pegal, badannya juga sedikit panas. Akhirnya dokter memerintahkan pencitraan resonansi magnetik,” jelas Mama Ashanty.

Dibawa ke Rumah Sakit

Menyaksikan kejadian Arsy Hermansyah jatuh, Ashanty langsung panik dan meminta asistennya untuk membawa Arsy ke rumah sakit. Upaya dilakukan untuk membawanya ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sebelum memutuskan dirawat di rumah sakit, setelah dilakukan rontgen dan dinyatakan aman, Arsy diperbolehkan pulang. Ashanty dan Anang Hermansyah harus menunggu karena masalah tersebut tidak memakan waktu 1×24 jam untuk melihat efeknya.

Di rumah sakit pertama yang mereka kunjungi, fasilitasnya tidak memungkinkan untuk pemeriksaan lebih mendalam seperti CT scan dan magnetic resonance imaging. Saat ini hanya dapat dilakukan rontgen dan hasilnya menunjukkan singgasana dalam kondisi aman.

Keesokan harinya, setelah bangun tidur, Arsy merasakan nyeri hebat di tulang punggungnya bahkan mengalami demam. Ashanty memutuskan untuk membawa Arsy ke rumah sakit lain untuk pencitraan resonansi magnetik. Pemindaian MRI menunjukkan bahwa tulang belakang Arsy patah setelah jatuh dari ketinggian 2 meter.

Sempat Menangis Semalaman Mengaku Kesakitan

Meski awalnya Arsy merasakan sakitnya tidak parah, ternyata beberapa hari setelah kejadian, ia hanya merasakan sakit di bagian tulang belakang. Memang selama dirawat di rumah sakit, Arsy mengeluh sakit hingga tidak bisa tidur.

Kondisi Arsy Hermansyah Terkini

Kata dokter kondisi Arsy 90% aman dan tidak ada yang serius.

“Dia sekarang sudah bangun dan bahagia. Kami bersyukur kondisinya tidak terlalu serius. Kami masih harus menunggu hasil tes lebih lanjut sebelum Arsy bisa pulang,” kata Ashanty. 

Itulah kronologi Arsy Hermansyah jatuh dari ketinggian 2 meter dan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter. Semoga pemulihan berjalan lancar sehingga bisa aktif kembali.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours